Catatan Terakhir Untuk Rullyan Syah
Segala sesuatu datangnya dari Allah, dan akan kembali kepadanya.
Sudah dicamkan oleh semua orang akan kondisi ini. Walaupun pada waktunya tiba, tetap saja orang-orang yang ditinggalkan masih tidak dapat menerima keadaan ini.
Siang waktu itu, sebuah sms dari seorang teman terdengar agak canggung dan menggetarkan imajinasi gue. Seorang sahabat, teman seperjuangan, telah mengakhiri perjalanan hidupannya. Allah telah rindu padanya. Memanggilnya dalam umur yang masih cukup muda. Tidak ada yang bisa gue perbuat kecuali pikiran gue yang tiba-tiba berputar kembali pada masa-masa yang telah terlewatkan dahulu.
Rullyan Syah lagi pengen tinggi.. ada yang ngajak tinggi.. ud tinggi ga balik lagi..
Sebuah update status facebook terakhir dari nya. Sangat mengejutkan saat gue membaca ulang. Sesekali bulu kuduk merinding seakan-akan dia tahu akan hari itu. Hadi dimana dia terkahir update status, hari dimana dia akan kembali kapada-Nya. Hari dimana perjuangannya melewati jutaan pilihan hidup diakhiri.
Imajinasi kembali memutar CD yang tersimpan tentang nya. Seorang sahabat yang telah pergi menyelesaikan ujian kehidupan. Tentang masa-masa bersama melewati kehidupan yang tidak pernah normal. Melewati kehidupan tanpa beban bersama, menjadikan masa depan sebagai taruhan. Sangat tidak bisa diterima oleh akal. Semuanya terasa terlalu cepat. Bahkan untuk ukuran seorang anak seperti kami.
Seorang ibu tertunduk sedih menatap buah hati terkapar pasrah terikat kain putih tak melawan. Air mata dijatuhkan seakan tak lagi berharga. Isak tangis terdengar sesekali dari bibirnya menahan sesak yang begitu dalam. Hmm ia, itu adalah animasi kehidupan. Animasi yang merenggut nyawa sahabatku. Mengambilnya dariku tanpa memperdulikan bentuk kesedihan ketidakikhlasan yang ditinggalkannya. Dia ingin tinggi. Ingin tetap tinggi. Menjalani kehidupan ditempat yang tinggi. Dan tetaplah disana sahabat. Jadilah tinggi. Dan lewati masamu dengan berdiri disamping-Nya. Berdisi disamping keridhoan Allah. We’re praying for you.
Bentuk kesedihan tidak lagi cukup tergambarkan dengan tangisan dan isakan dari selah bibir yang mencoba mengunci rapat. Hanya itu, ya,,, hanya itu satu-satunya yang bisa diperbuat dan mengikhlaskannya pada Zat yang mengambilnya.
Bekerja, berjalan, melihat dan menjadikan dia seoarang contoh bahwa Allah masih memegang kendali atas segala peraturan di dunia. Kita manusia, hanya pasrah, melihat kelemahan lengan manusia.
Hari ini, dimana hari seorang sahabat dipanggil untuk selamanya. Dimana air mata tidak lagi berharga bertumpah lepas. Hari dimana seoarang sahabat terkapar pasrah dikelilingi orang-orang dengan segudang bentuk yang menggambarkan kesedihan. Hari dimana, kami mengakui bahwa kami tidak pernah tahu akan hari ini. Hari dimana kami mengakui kelemahan kami di depannya. Hari dimana sang sahabat harus mengikhlaskan kepergiannya. Hari dimana kuasa Allah jelas ditujukan kepada kami. Hari dimana kami diberikan kesempatan untuk berbuat lebih. Hari dimana dengan lepas kami harus mengakui bahwa ada seoarang sahabat, seorang yang selama ini menghabiskan waktu bersama, menghabiskan waktu becanda, menghabiskan waktu masa muda. Disini, di lingkungan kami. Dan dia harus mengakhiri semuanya lebih awal. Meninggalkan kami tanpa sedikit kata ‘selamat tinggal’ dari nya.
Selamat jalan sahabat, selamat jalan sahabat, kami banyak belajar darimu, kami kehilangan sepenggal kehidupan kami tanpa kehadiranmu. Allah memberkatimu, selamat jalan, dan doa kami selalu ada untukmu.

Saat Pemakaman

Rully dan Sahabat menghadiri Pernikahan

Sehabis UTS Kampus LP3I Bogor

Bolos Kuliah

Sehabis Ujian UTS

Saat Ujian Conversation LP3I Bogor

Saat Ujian Komputer LP3I Bogor


ragil agustian said:
Jun 07, 10 at 1:49 ami will be remember u brother…
smoga tenang disisi allah swt..
amin.
salam sahabat
yunita said:
Jun 07, 10 at 2:20 amabang..sumpah..gw nyesek baca blog u..gw acungin 4 jempol bwt u..gw ampe nangis baca smw'y..gw mang gag bgtu dkt ama dy..tp rasa kehilangan tetep ada..apalagi pas minggu sblm'y gw sempet ktmu ama dy..dan gw gag nyangka kalo itu pertemuan yg terakhir ama dy..
gw cuman bisa kasi sedikit lirik lagu yg gw lupa siapa penyanyinya..
“hari – hari yg kan kujalani kini smw kan terasa sunyi..wlwpun kan pasti kuhadapi..kuucapkan SELAMAT JALAN..SELAMAT TINGGAL..TIDUR YANG NYENYAK..MIMPI YANG INDAH..SELAMAT JALAN SAHABAT”
Syuaa said:
Jun 07, 10 at 5:07 am@Yunita :Good one yun, kita sama2 kehilangan sobat.
@Ragil : Amin!.
Syuaa said:
Jun 07, 10 at 5:07 am@Ragil : Amin!.
matthew said:
Jun 07, 10 at 9:02 amR.I.P [Rhyme In Peace)By;bondan feat 2black.itu lagu yang pas
Syuaa said:
Jun 07, 10 at 11:45 am@Matthew : hmm ia kali ya bro!
bunda dwee said:
Jun 17, 10 at 4:53 ammeski tidak mengenalnya..
tapi membaca blogmu…aku yakin alm. orang yang luar biasa…
turut berduka cita..semoga alm. diterima di sisiNYA..AMIIN.
membaca blogmu ini…tanpa kusadari juga..
kristal itu..akhirnya jatuh juga…….
:'(
Syuaa said:
Jun 17, 10 at 6:17 am@Bunda : thank bunda, dia benar2 salah satu orang yang penting dalam perjuangan kami merebut gelar D3 waktu itu. :'|